
Newsindonesiaterupdate - Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dilaporkan merawat 387 pasien yang terkait dengan virus corona (Covid-19) hingga Minggu (29/3) pukul 08.00 WIB.
"Dengan rincian 239 pria dan 148 wanita," kata Panglima Komando Gabungan Pertahanan Daerah (Pangkogabwilhan) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono melalui SMS, Minggu (29/3).
Dari data diketahui bahwa 77 orang adalah pasien positif dengan Covid-19. Sedangkan 223 orang adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 87 Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Diketahui, hingga Sabtu (28/3), pemerintah pusat menyatakan ada 1.155 kasus co-19 positif di Indonesia. Sejauh ini 102 pasien dinyatakan meninggal dan 52 pasien pulih.
Athlete House sendiri telah beroperasi sebagai Rumah Sakit Corona Emergency sejak Senin (23/3). Fasilitas ini diketahui mampu menampung hingga 3.000 pasien yang terdiri dari 1.700 orang di menara 7 dan 1.300 orang di menara 6.
Baca Juga : Update Covid-19 Indonesia 28 Maret: 1.155 Kasus, 102 Meninggal, 59 Sembuh
Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan menara 4 dan menara 5 untuk digunakan sebagai tempat perawatan jika jumlah pasien melonjak nanti.
Namun demikian, harap dicatat bahwa Wisma Athlete hanya digunakan untuk merawat pasien dengan kondisi ringan hingga sedang dengan pasien di bawah usia 15 tahun. Jika kondisi pasien parah, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit lain yang telah ditunjuk oleh pemerintah untuk menangani Covid-19.
Selain Kemayoran, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga sedang mempersiapkan Rumah Atlet Jakabaring sebagai fasilitas penanganan Covid-19. Tetapi Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengatakan bahwa wisma atlet itu digunakan sebagai pusat pemantauan orang (ODP).
Sebanyak 900 kamar di wisma atlet Jakabaring akan digunakan untuk perawatan. Kapasitas maksimum fasilitas ini adalah untuk mempertahankan 2.000 ODP.